Sunday, July 8, 2012

Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal resmi memberi konfirmasi perpanjangan masa pinjaman Denilson bersama klub Brasil, Sao Paulo, Jumat (6/7/2012).

Musim lalu, Denilson kembali ke klub lamanya itu sebagai pemain pinjaman dan akan berstatus itu selama musim ini.

"The Gunners" sebenarnya ingin melego Denilson karena servisnya tak lagi dibutuhkan. Namun, Sao Paulo gagal membelinya kembali karena gagal menemui kesepakatan harga yang ditetapkan Arsenal. Tak disebut berapa label kubu Emirates Stadium terhadap gelandang berusia 24 tahun itu.

Denilson menjadi sosok sentral Sao Paulo dengan tampil dalam 47 laga musim lalu dan membantu mereka menempati posisi keenam dalam klasemen akhir Campeonato Brasileiro.

Yang pasti, setelah dibeli Arsenal dengan banderol 3,4 juta pounds (sekitar Rp 50 miliar) pada 2006, Denilson tampil dalam 153 laga dan mencetak sebelas gol.

Dengan kesempatan memperkuat tim utama lebih minim musim lalu, Arsenal lantas melepas Denilson ke Sao Paulo sebagai pemain pinjaman.


Via: Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson

Ketakpastian Zanetti Bersama Inter


PINZOLO, KOMPAS.com - Pemain veteran, Javier Zanetti, belum memastikan apakah ia akan tetap bersama Inter Milan di musim depan.

Bek sayap yang dapat berposisi sebagai gelandang itu akan berusia 39 tahun pada bulan depan. Dan, kontrak pria Argentina itu tinggal setahun lagi.

"Aku tak tahu apakah sekarang akan jadi musim terakhirku (bersama Inter). Kontrakku memang mengatakan inilah musim terakhirku, tapi aku akan jalani saja dan bagaimana kondisi terakhirku," ucap Zanetti kepada Sky Sport Italia.

Ia bergabung dengan Inter sejak 1995 dan hingga sekarang menjadi pilihan utama meski pelatih "I Nerazzurri" berganti.

"Seperti biasa, aku berada di sini untuk membantu tim dan klub. Kami harus bersemangat menjalani pramusim ini," tandas Zanetti dari pemusatan latihan Inter di Pinzolo.

Menurutnya, persiapan tim setiap musim panas selalu berbeda. Hal itu juga berlaku pada apa yang dirasakannya.

"Beberapa pemain berbakat tak lagi berada di sini, tapi talenta lain yang tak kalah bagusnya datang menggantikan. Aku senang dengan apa yang dilakukan klub ini di bursa transfer," ujar Zanetti.

Ia juga mengomentari Andrea Stramaccioni, pelatih yang tiga tahun lebih muda darinya.

"Kepribadiannya berkelas dan ide-idenya segar. Ia dapat menjelaskan itu semua kepada para pemain dan menerapkannya di lapangan," katanya.


Via: Ketakpastian Zanetti Bersama Inter

Transfer Modric Batal!


MADRID, KOMPAS.com - Rencananya, akhir pekan depan Luka Modric datang ke Santiago Bernabeu. Namun, transfer gelandang Kroasia itu akhirnya batal. Mengapa?

Sebelumnya, proses transfer itu berjalan sesuai dengan yang dijadwalkan. Jose Mourinho dapat memakai servis Modric, Minggu (15/7/2012), saat Real Madrid memulai pemusatan latihan musim panasnya.

Yang pasti, Tottenham Hotspur meminta 50 juta euro (sekitar Rp 600 miliar) untuk servis Modric plus Nuri Sahin. Namun, gelandang Turki itu enggan berkostum "The Lilywhites".

"Los Blancos" sendiri melabeli Modric pada level Rp 35 juta euro (sekitar Rp 420 miliar).

Belum diketahui berapa kesepakatan yang terjadi antara kedua klub. Namun, proses transfer berjalan mulus.

Sabtu (7/7/2012), Marca memberitakan, palu keputusan telah diketukkan Presiden Madrid Florentino Perez. Klubnya tak akan mendaratkan Modric sebelum melego pemain.

Perez menginginkan Madrid mendapatkan dana lebih dulu dengan menjual beberapa pemainnya, mulai dari Ricardo Kaka, Hamit Altintop, Lassana Diarra, Fernando Gago hingga Ricardo Carvalho.

Mourinho sendiri menginginkan skuadnya berisikan 26 pemain. Tiga pemain telah datang namun semuanya bukan dari proses jual beli. Gago kembali dari masa pinjamannya bersama AS Roma, sementara Alvaro Morata dan Jesus Fernandez Collado dipromosikan dari tim Madrid yunior.


Via: Transfer Modric Batal!

Saturday, July 7, 2012

Rekor Mengoper Bola Dipecahkan


JAKARTA, KOMPAS.com - Rekor dunia mengoper bola dipecahkan, Minggu (8/7/2012) ini, di Lapangan Monas, Jakarta. Tercatat angka terakhir jumlah operan bola yang dilakukan sebanyak 1.074 kali pada pukul 10.40 WIB.

Panitia menargetkan bisa melewati jumlah operan bola yang dilakukan di Bandung, yaitu 1031 kali, beberapa waktu sebelumnya. Bahkan, memecahkan angka operan yang pernah dilakukan di Hong Kong, yaitu sekitar 600 kali.

Puluhan sekolah sepak bola di sekitar wilayah Jabodetabek hingga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, dikerahkan untuk mendukung terciptanya rekor ini.

Panitia penyelenggara juga mengundang bintang timnas Spanyol, Xabi Alonso, datang ke acara ini. Namun, pemain Real Madrid itu telah meninggalkan arena pemecahan rekor, sekitar 90 menit sebelum tendangan akhir dilakukan.


Via: Rekor Mengoper Bola Dipecahkan

Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, punya pandangan sendiri siapa saja yang pantas mendapat Ballon d'Or tahun ini. Menurutnya, mereka hanya empat pemain dan tak termasuk Cristiano Ronaldo.

"Atas apa yang telah mereka perbuat dalam kariernya, maka Xavi (Hernandez) dan Iker (Casillas) pantas menang (Ballon d'Or). Atas apa yang dia perbuat di Piala Eropa 2012, maka Andres Iniesta harusnya mendapatkannya. Dan, karena dia masih pemain terbaik, maka Lionel Messi juga bisa memenangkannya," kata Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

Fabregas tak terlalu menilai Cristiano Ronaldo punya peluang besar memenangkan prediket pemain terbaik dunia itu. Meski begitu, dia tetap mengapresiasi kualitas Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo? Ia memiliki musim yang hebat," katanya.


Via: Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas

Schumi Harapkan Balapan Basah


Silverstone - Di atas lintasan basah, Michael Schumacher menyudahi sesi kualifikasi GP Inggris Raya di posisi tiga. Tak ayal ia pun berharap hujan kembali turun dalam balapan, Minggu (8/7/2012).

Schumacher, yang tengah mengejar podium kedua secara beruntun setelah finis ketiga di Valencia, menjadi salah satu pebalap yang tampil impresif dalam lintasan basah Silverstone. Ini ia tunjukkan dalam sesi latihan bebas Jumat (6/7) dan kemudian sesi kualifikasi Sabtu (7/7).

Atas performa menawannya pada lintasan basah tersebut, pebalap Mercedes itu pun berharap agar hujan kembali turun saat balapan GP Inggris dilangsungkan.

"Saya pikir kami cukup kompetitif dalam kondisi basah, baik dengan ban basah ataupun intermediate, jadi besok hujan akan kembali diharapkan," ujarnya seperti dilansir Planet F1.

"Saya amat senang berada di posisi tiga, ini bagus untuk tim dan terimakasih kepada mereka semua," lanjut Schumi, sapaan akrabnya.




Via: Schumi Harapkan Balapan Basah

Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska


London - Serena Williams menyabet gelar juara tunggal putri di Wimbledon. Ia melakukannya setelah mengatasi perlawanan Agnieszka Radwanska dengan 6-1, 5-7, dan 6-2.

Serena, unggulan enam, dengan cepat berhasil merebut set pertama tetapi harus menghadapi perlawanan alot dari Radwanska yang merupakan unggulan tiga.

Di awal set penentu, pertarungan sempat berjalan ketat. Namun, pada akhirnya Serena berhasil memastikan kemenangan. Untuk Serena, ini merupakan titel juara Wimbledon kelima (2002, 2003, 2009, 2010, 2012). Total, ini adalah gelar Grand Slam ke-14 untuk Serena.

Serena memulai pertandingan, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, dengan baik. Setelah memenangi gim servisnya, Serena meraih keunggulan 2-0 usai melakukan break pada gim kedua.

Setelah itu Serena terus melaju dan menambah keunggulan menjadi 3-0. Radwanska sempat memaksakan deuce di gim servis keduanya, tetapi Serena belum teredam. Serena pun unggul 4-0.

Radwanska sempat menjaga asa ketika mencuri poin dalam kedudukan 1-5 usai memaksimalkan gim servis ketiganya di set ini. Tetapi Serena kemudian merebut set pertama hanya dalam 36 menit. 6-1 untuk Serena dan hujan terlihat mulai turun.

Saat set kedua dimulai, Radwanska langsung berhasil merebut angka dari gim servisnya. Namun, Serena dengan cepat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Serena bahkan bisa melakukan break di gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1. Keunggulan lalu ia tambah lagi jadi 3-1.

Tak mau kalah begitu saja, Radwanska kemudian memberikan perlawanan lebih sengit. Ia berhasil menyamakan skor dalam kedudukan 4-4 usai mencatatkan break.

Radwanska bahkan kemudian berbalik memimpin 5-4 atas Serena. Tak mau lama-lama tertinggal, Serena membalas dan menyamakan kedudukan jadi 5-5.

Bak sedang mendapat angin, Radwanska kembali memimpin 6-5 dan akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, setelah bola pengembalian Serena berakhir di net.

Di set ketiga, permainan berjalan ketat. Setelah imbang 1-1 dan 2-2, perlahan Serena mulai menjauhkan jarak dari Radwanska untuk kemudian memimpin 4-2.

Seperti ingin segera menyudahi permainan, Serena pun ngebut mendulang angka demi angka sampai akhirnya menutup set ini dengan 6-2, dan menang 6-1, 5-7, dan 6-2.





Via: Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska

Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengadakan jumpa pers, kedatangan Xabi Alonso ke Indonesia juga dimanfaatkan pihak sponsor untuk acara meet and greet di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012) malam. Para peserta mendapat kesempatan bertemu lebih dekat dengan bintang Real Madrid asal Spanyol itu usai makan malam di tempat yang sama.

Meski tiket meet and greet dibanderol sebesar Rp 2,5 juta, animo para penggemar ternyata cukup besar. Terbukti, sebanyak 83 peserta rela merogoh koceknya dalam-dalam demi mimpi bertemu Alonso.

Kesan yang didapat dari para peserta pun beragam. Kebanyakan peserta merasa puas bisa berfoto dan mendapat tangan dari pemain idolanya. Namun, ada juga yang agak kecewa lantaran begitu singkatnya bersua Alonso.

"Acara ini bagus, karena memberikan kesempatan bagi penggemar untuk bertemu langsung dengan Xabi Alonso. Ini kesempatan yang sangat langka," kata David H, salah satu peserta meet and greet.

Sementara, tanggapan berbeda datang dari Adi Dwijayadi, fans Real Madrid. "Saya baru pertama kali ikut acara seperti ini. Agak kecewa, karena cuma dapat kesempatan sekali foto dan sekali tanda tangan. Ini di luar bayangan saya," jelasnya.


Via: Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta

Indonesia Tebas Timor Leste 2-0


PEKANBARU, KOMPAS.com - Di laga kedua Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22 di Stadion Utama Riau, Sabtu (7/7/2012) malam, Indonesia akhirnya mengantongi kemenangan perdananya. Timor Leste tuntas ditebas dua gol tanpa balas.

Setelah sukses memimpin 1-0 di babak pertama, Indonesia masih mengambil kendali serangan. Sesekali, Timor Leste melakukan serangan balik, namun belum cukup membahayakan gawang Aji Saka.

Pada menit ke-60, Kurniawan sempat mendapatkan peluang terbuka di kotak penalti Timor. Namun, sepakannya masih melambung.

Beberapa saat kemudian, Dany Cahya sukses menerobos pertahanan Timor. Umpan lambungnya memang tak terjangkau kiper Ramos Soazinho, namun bolanya menjauhi tiga pemain Indonesia yang telanjur merangsek ke depan gawang.

Pada menit ke-65, Indonesia nyaris menggandakan keunggulan setelah Ramos keluar dari sarangnya. Namun, tembakan Agus Supriyanto dari tengah lapangan masih menyamping di sebelah kiri gawang Timor.

Dua menit kemudian, kapten "Garuda Muda", Andik Vermansyah, lolos dari sergapan bek-bek Timor. Namun, sepakan lengkung bomber Persebaya Surabaya itu masih jauh dari sasaran.

Tak berapa lama, umpan pendek Kurniawan nyaris dimaksimalkan Rasyid, namun sepakannya masih tipis di atas gawang Ramos.

Tujuh menit jelang waktu normal usai, umpan terobosan Agus berhasil meloloskan Andik. Namun, ia gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu dengan Ramos. Kiper Timor itu dapat mementahkan eksekusi Andik dengan kaki kirinya.

Pada menit ke-85, Indonesia akhirnya menggandakan keunggulan menjadi 2-0, setelah Agus tak menyia-nyiakan kesempatan emasnya berhadapan dengan Ramos.

Hingga wasit Yaqob Said Abdullah Abdul Baqi dari Oman meniupkan peluit panjang, Timor Leste gagal mengejar ketertinggalan dua golnya dari Indonesia.

Kemenangan pertama tim "Merah Putih" membuat mereka berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan nilai ketiga. Jepang memimpin dengan keunggulan agresivitas gol atas Australia. Kedua tim sama-sama mengoleksi nilai enam, hasil sempurna dalam dua pertandingan.

Susunan Pemain
Indonesia:
45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova (28-Safrudin Taher), 31-Syahroni (13-Kurniawan), 47-Fandi Eko Utomo, 21-Yoshua Pahabol (9-Hendra Adi Bayauw)
Pelatih: Aji Santoso

Timor Leste: 12-Ramos Soazinho (kiper), 4-Ramon de Lima Saro, 2-Raimundo Jose do Rego Sarmanto, 6-Oligario Barreto, 13-Diogo Santos Rangel, 7-Paulo Helber Rosa Ribiero, 10-Nicolao Higinio Baptista Soarez (kapten), 3-Agostinho, 9-Jose Carlos da Fonseca, 19-Marcos da Conceica, 11-Da Cruz
Pelatih: Norio Tsukitate

Wasit: Yaqob Said Abdullah Abdul Baqi (Oman)


Via: Indonesia Tebas Timor Leste 2-0

Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah


Silverstone - Fernando Alonso akan mengawali balapan GP Inggris Raya dari posisi terdepan, setelah mengukir catatan waktu terbaik dalam sesi kualifikasi yang sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan.

Sesi kualifikasi yang berjalan Sabtu (7/7/2012) malam WIB sempat disetop karena hujan yang membuat kondisi lintasan dinilai tidak aman. Penyetopan dengan kibaran bendera merah itu dilakukan di sesi Q2 kualifikasi.

Ketika akhirnya sesi kualifikasi berjalan lagi, kondisi lintasan yang masih basah membuat persaingan berebut waktu tercepat jadi kian sengit. Di akhir Q2 Sergio Perez dan Nico Rosberg bahkan terpangkas, meski sebelum bendera merah dikibarkan sempat ada di posisi depan.

Pada akhirnya, Alonso dari Ferrari berhasil menuntaskan sesi kualifikasi dengan waktu terbaik. Catatannya yang 1 menit 51,746 detik tidak bisa dilampaui pebalap lain.

Mark Webber dari Red Bull sementara itu ada di posisi dua, diikuti oleh Michael Schumacher
Via: Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah

Australia Hanya Menang Tipis Atas Makau


PEKANBARU, KOMPAS.com - Australia harus bersusah payah untuk mengungguli Makau di laga keduanya di Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22 di di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/7/2012) sore.

Di babak pertama, tim asuhan Paul Okon tampil agresif dengan menekan pertahanan Makau yang dinakhodai Leung Sui Wing. Dengan mengandalkan umpan-umpan pendek, tim "Kanguru" sukses membuat pertahanan lawan kocar-kacir. Terbukti, Australia unggul lebih dulu lewat Riley Paul. Berikutnya, dua gol borongan Luke Anthony membuat Australia unggul tiga gol tanpa balas.

Beberapa saat sebelum turun minum, Australia mengendorkan serangan dan berhasil dimanfaatkan Makau. Adalah De Jesus Morais Alves Vinicio yang mengubah papan skor 3-1 dan bertahan hingga babak pertama pungkas.

Di paruh kedua, kedua tim saling serang. Namun, Australia justru kecolongan setelah sepakan Leong Ka Hang Leong menghasilkan gol kedua Makau.

Untungnya, "The Junior Socceroos" berhasil mempertahankan kemenangan 3-2 hingga peluit panjang dibunyikan.


Via: Australia Hanya Menang Tipis Atas Makau

Sesi Pamungkas Milik Alonso


Silverstone - Pebalap Ferrari Fernando Alonso tampil maksimal di latihan bebas ketiga GP Inggris. Alonso mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli Jenson Button dan Romain Grosjean.

Dalam sesi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (7/7/2012) sore WIB, Alonso mencetak 1 menit 32,167 detik dengan melahap sebanyak 21 lap. Button di belakangannya dengan terpaut 0,153 detik.

Grosjean, yang memuncaki sesi kedua, berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 32,358 detik dan memutari lintasan sebanyak 25 kali.

Sang juara Sebastian Vettel berhasil meningkatkan performanya usai di dua latihan bebas sebelumnya terlempar dari posisi 10 besar. Kali ini pebalap Red Bull ini naik ke posisi empat diikuti Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton.

Nasib berbeda diterima rekan se-tim Vettel, Mark Webber. Pebalap Australia ini justru melorot ke urutan 13 dengan catatan waktu 1 menit 33,398 detik.


Hasil Free Practice III GP Inggris

1. Fernando Alonso Ferrari 1m32.167s 21
2. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m32.320s + 0.153s 20
3. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m32.358s + 0.191s 25
4. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m32.420s + 0.253s 21
5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m32.454s + 0.287s 25
6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m32.477s + 0.310s 20
7. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m32.622s + 0.455s 21
8. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m32.940s + 0.773s 19
9. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m33.046s + 0.879s 20
10. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m33.150s + 0.983s 19
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m33.267s + 1.100s 25
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m33.367s + 1.200s 20
13. Mark Webber Red Bull-Renault 1m33.398s + 1.231s 24
14. Michael Schumacher Mercedes 1m33.462s + 1.295s 24
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m33.673s + 1.506s 22
16. Felipe Massa Ferrari 1m33.674s + 1.507s 21
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m33.707s + 1.540s 21
18. Nico Rosberg Mercedes 1m33.733s + 1.566s 15
19. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m34.298s + 2.131s 18
20. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m34.781s + 2.614s 20
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m36.605s + 4.438s 18
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m37.060s + 4.893s 14
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m37.269s + 5.102s 23
24. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m37.429s + 5.262s 17


Via: Sesi Pamungkas Milik Alonso

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Friday, July 6, 2012

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Dua Raksasa Berebut Maicon


MADRID, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari ini, Real Madrid berusaha keras mendapatkan bek sayap Inter Milan, Douglas Maicon. Ironisnya, pemain Brasil itu justru kian merapat ke Chelsea.

Pelatih "Los Blancos" Jose Mourinho menginginkan servis Maicon. Maksud Mou --sebutan Mourinho-- mengundang pria berusia 30 tahun itu ke Santiago Bernabeu adalah untuk melapis posisi Alvaro Arbeloa. Kedua pemain diharapkan "The Special One" -- julukan Mourinho-- saling mengisi dan melapis posisi bek sayap kanan.

Namun, menurut harian Spanyol, Marca, Madrid berkeras membeli servis Maicon pada lima juta euro (sekitar Rp 60 miliar). Sementara label Inter untuk pemain itu diperkirakan delapan juta euro (Rp 96 miliar).

"Prioritas Madrid dan aku mungkin berbeda. Jika nilai transfer memang tak mencapai kesepakatan, aku akan mencari nafkah di tempat lain. Itulah sepak bola," ucap Maicon kepada teman dekatnya yang kemudian dikutip Marca.

Kabarnya, "The Blues" sudah menyepakati nilai transfer yang diinginkan "La Beneamata". So, langkah Maicon lebih ringan ke Stamford Bridge ketimbang ke Santiago Bernabeu.


Via: Dua Raksasa Berebut Maicon

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Persija Akui Ketangguhan Lini Belakang Deltras


SIDOARJO, KOMPAS.com - Persija Jakarta gagal memetik poin penuh kala bertanding ke markas Deltras Sidoarjo. "Tim Macan Kemayoran" terpaksa menyerah dari tuan rumah dengan skor 0-1, Jumat (6/7/2012).

Satu-satunya gol kemenangan "The Lobster" dicetak oleh gelandang asing asal Pantai Gading, Lancine Kone. Bagi Deltras, kemenangan ini cukup berharga dalam usahanya lolos dari degradasi. Dengan nilai 32, Deltras masih berada satu setrip dari juru kunci PSAP Sigli. Sementara itu, Persija tetap berada di urutan ke-5 dengan 52 poin.

Pertandingan tersebut sebenarnya berhasil cukup seimbang. Namun, laga baru memasuki menit ke-6, sepakan keras kaki kiri Kone dari luar kotak penalti menghujam deras jala Persija tanpa bisa dihalau Andritany. Upaya Persija untuk membalas sudah dikerahkan. Namun, hingga bubaran, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Usai pertandingan asisten pelatih Persija, Sudirman, memuji penampilan Deltras. Sudirman yang pada laga tersebut menggantikan pelatih kepala, Iwan Setiawan, yang tidak hadir mendampingi tim karena sakit, mengatakan lini pertahanan dan kecepatan pemain Deltras menjadi salah satu kunci kegagalan Persija mencetak gol.

"Selamat untuk Deltras. Mereka bisa bermain cepat dan disiplin. Kami sudah berusaha bangkit dan bermain menyerang. Tetapi, pertahanan Deltras bagus. Buktinya, Bambang Pamungkas tidak bisa berbuat banyak dan kami tarik keluar karena terus-menerus dijaga dengan ketat," ucap Sudirman.


Via: Persija Akui Ketangguhan Lini Belakang Deltras

Godaan Toure untuk RVP


MANCHESTER, KOMPAS.com - Kolo Toure yakin masuknya Robin Van Persie akan memperkuat amunisi Manchester City. Menurutnya, "The Citizens" sangat berminat mendapatkan top skorer Premier League 2012 itu.

"Robin pemain hebat. Aku pernah bermain bersamanya dan dia memang luar biasa," ujarnya.

Keduanya adalah rekan setim di Arsenal selama lima musim. Piala FA 2005 adalah satu-satunya gelar jawara yang pernah mereka raih bersama. Pada 2009, Toure pindah ke kubu "Manchester Biru".

"City selalu menginginkan masuknya pemain hebat saat bursa transfer. Akan lebih spesial jika Robin datang dan dia akan membuat skuad menjadi lebih baik," lanjutnya.

Kalau RVP --sebutan Van Persie-- positif tiba di Etihad, dia akan jadi pemain Arsenal ke-6 yang berkostum "The Citizens" setelah Emmanuel Adebayor, Toure, Patrick Vieira, Gael Clichy, dan Samir Nasri.

Dan, godaan paling besar adalah peluang mendapatkan trofi kampiun Premier League diprediksi lebih besar. Itu yang tidak dinikmati Van Persie, sementara musim lalu Toure, Clichy, dan Nasri dengan manis mereguknya bersama City.


Via: Godaan Toure untuk RVP

Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemain belakang Ajax Amsterdam, Jan Vertonghen membatalkan niatnya pindah ke Tottenham Hotspur. Ia pun kembali ke Ajax untuk melakukan latihan pramusim dan berharap masih diterima klubnya dengan lapang dada.

Seperti dituturkan agen Vertonghen, Nakhli Mondial, saat ini kliennya malah sedang bernegosiasi untuk perpanjangan kontraknya bersama Ajax, bukan berdiskusi dengan petinggi "Spurs".

"Kami bertemu dengan pihak Ajax pagi ini dan telah sepakat. Kami berharap kedua pihak dapat saling mengerti," ujarnya, Jumat (6/7/2012).

Kontrak bek Belgia itu akan habis pada musim panas 2013 dan status Vertonghen akan bebas transfer pada tahun depan. Manajemen "De Amsterdammers" sebenarnya menunggu jika ambisi Vertonghen pindah ke "Spurs" menjadi kenyataan. Namun, ternyata tidak kesampaian dan ujung-ujungnya malah ingin memperpanjang kontrak dengan Jawara Eredivisie 2012 itu.


Via: Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax

Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat


Silverstone - Free practice pertama GP Inggris, Jumat (6/7/2012), diwarnai hujan lebat. Romain Grosjean akhirnya tampil sebagai pebalap tercepat dalam sesi pertama tersebut.

Sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone tersebut diwarnai dengan hujan deras sejak awal. Beberapa pebalap pun memilih untuk menjajal beberapa lap saja.

Grosjean, yang menjajal 13 lap, menorehkan catatan waktu terbaik 1 menit dan 56,552 detik. Catatan waktunya lebih baik 0,275 detik atas Daniel Ricciardo yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, pebalap dari tim McLaren, Lewis Hamilton, berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 57,174 detik. Ia tertinggal 0,622 detik di belakang catatan waktu Grosjean.

Sergio Perez dan Felipe Massa melengkapi posisi lima besar. Sementara rekan setim Hamilton, Jenson Button, berada di posisi ke-17.

Hasil Free Practice I GP Inggris

1. Romain Grosjean (France) Lotus - Renault 1:56.552
2. Daniel Ricciardo (Australia) Toro Rosso - Ferrari 1:56.827
3. Lewis Hamilton (Britain) McLaren 1:57.174
4. Sergio Perez (Mexico) Sauber - Ferrari 1:57.664
5. Felipe Massa (Brazil) Ferrari 1:58.119
6. Mark Webber (Australia) RedBull - Renault 1:58.463
7. Kamui Kobayashi (Japan) Sauber - Ferrari 1:58.483
8. Michael Schumacher (Germany) Mercedes 1:58.493
9. Nico Rosberg (Germany) Mercedes 1:58.942
10. Jean-Eric Vergne (France) Toro Rosso - Ferrari 1:59.076
11. Sebastian Vettel (Germany) RedBull - Renault 1:59.414
12. Vitaly Petrov (Russia) Caterham - Renault 1:59.614
13. Valtteri Bottas (Finland) Williams - Renault 1:59.733
14. Heikki Kovalainen (Finland) Caterham - Renault 1:59.787
15. Pastor Maldonado (Venezuela) Williams - Renault 2:00.125
16. Kimi Raikkonen (Finland) Lotus - Renault 2:00.253
17. Jenson Button (Britain) McLaren 2:01.834
18. Timo Glock (Germany) Marussia - Cosworth 2:01.835
19. Pedro de la Rosa (Spain) HRT - Cosworth 2:04.341
20. Dani Clos (Spain) HRT - Cosworth 2:05.022
21. Charles Pic (France) Marussia - Cosworth 2:11.760
22. Fernando Alonso (Spain) Ferrari
23. Paul Di Resta (Britain) Force India - Mercedes
24. Jules Bianchi (France) Force India - Mercedes



Via: Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat

Gol "Hantu" Lampard, Kunci Terapan Teknologi Garis Gawang


NYON, KOMPAS.com - Presiden FIFA Sepp Blatter mengaku gol "hantu" alias kreasi Frank Lampard yang dianulir di Piala Dunia 2010 merupakan kunci terbukanya penerapan teknologi garis gawang pada 2014.

Kamis (5/7/2012), hasil pemungutan suara Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) secara aklamasi memutuskan penerapan teknologi garis gawang. IFAB merupakan badan di bawah FIFA yang membidangi dan menggodok penerapan aturan plus teknologi baru.

"Momen (gol Lampard) itu mengatakan kepada saya, 'Anda tak bisa menerima hal itu lagi di Piala Dunia berikutnya'," kata Blatter yang dikutip BBC.

Yang dimaksud Blatter adalah kreasi gelandang Chelsea itu ke gawang Jerman saat Inggris tertinggal 1-2 di Piala Dunia 2010. Akhirnya, "The Three Lions" harus kalah telak 1-4.

"Itu adalah hari bersejarah di dunia sepak bola internasional," lanjut Blatter.

FIFA memutuskan aksinya terhadap gol Lampard dengan mengetes delapan sistem dan dua di antaranya --Goalref dan Hawkeye-- sudah disetujui untuk menuju ke tahap percobaan tahap kedua.

"Pada musim semi 2010, kami mulai melakukan serangkaian percobaan dan sekarang (sistem) kami telah siap. Saya senang atas segala usaha yang telah dilakukan," lanjut Blatter.

Pria berusia 76 tahun itu membidik Piala Dunia 2014 untuk penerapan teknologi garis gawang tersebut. Namun, ia tak menutup kemungkinan terapannya akan lebih cepat di kompetisi negara anggotanya.

Premier League memastikan penerapan teknologi itu musim depan, namun bisa saja akan diimplementasikan dalam beberapa laga di musim ini.

Di lain pihak, penerapan teknologi garis gawang itu masih ditampik Presiden UEFA Michel Platini. Pria asal Perancis menganggap terapan teknologi itu akan mengurangi sisi humanis dari sepak bola itu sendiri.

"Ia lebih takut penggunaan teknologi itu akan merambah ke sisi lainnya. Sekarang garis gawang, lain waktu mungkin ke sisi kotak penalti atau yang lainnya," tandas Blatter.

Ia yakin dengam keputusan aklamasi IFAB akan membuat Platini mematuhi penggunaan teknologi tersebut.

Di Euro 2012, bola sepakan pemain Ukraina Marko Devic tak diakui sebagai gol ke gawang Inggris, padahal sudah melewati garis gawang.

"Ia (Platini) tak dapat melupakan sejarah dan (teknologi garis gawang) ini akan menjadi sejarah baru. Saya rasa ia cukup lihai untuk menyadari sesuatu telah terjadi hari ini di dunia sepakbola," ungkap Blatter.

Berikutnya, eks striker Inggris, Sir Geoff Hurst yang mencetak hattrick saat "St George's Cross" melibas Jerman Barat di final Piala Dunia 1966, harus menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menjawab apakah bola memang telah melewati garis gawang lawan atau tidak.

"Teknologi garis gawang akan memberi keuntungan bagi pertandingan sepak bola secara keseluruhan," tandas Blatter.


Via: Gol "Hantu" Lampard, Kunci Terapan Teknologi Garis Gawang

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Thursday, July 5, 2012

Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com - Proses seleksi pencarian pemain untuk menjadi wakil Indonesia All Star Challenge di kejuaraan Intesa Sanpaolo tengah berlangsung. Sebanyak 50 pemain berusia 13-15 tahun menjalani proses seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, 2-15 Juli 2012.

Dua pelatih asal AC Milan Academy, Mario Marozzi dan Palmerio Sortino, sebagai pelatih kepala didatangkan langsung untuk memimpin proses seleksi ini. Para pelatih ini akan dibantu oleh staf-staf pelatih yang diambil dari Universitas Negeri Jakarta.

Kedua pelatih tersebut, nantinya, akan memilih 18 pemain terbaik untuk mendapat kesempatan bergabung dengan Indonesia All Star Challenge yang akan diberangkatkan ke Milan, Italia. Selama di Milan, mereka yang terpilih bakal mengikuti program Milan Junior Camp Day, termasuk berlaga di kejuaraan Intesa Sanpaolo melawan Milan Junior Camp dari 30 negara lain di seluruh dunia.

Wakil dari Indonesia merupakan juara bertahan kejuaraan ini dalam dua tahun terakhir. Selain berlaga di Intesa Sanpaolo, para pemain dari Tanah Air mendapat kesempatan untuk melakukan uji coba kontra AC Milan Academy. Setelah itu, mereka juga akan menyaksikan langsung salah satu pertandingan "I Rossoneri" di Stadion San Siro.


Via: Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli


Silverstone - Sepanjang kariernya di F1, Sebastian Vettel ternyata belum sekalipun memenangi balapan di bulan Juli. Dengan ada tiga seri digelar kali ini, pembalap Red Bull itu punya ambisi besar mematahkan 'kutukan' tersebut.

Total sudah 22 balapan dimenangi Vettel sepanjang keikutsertaannya di balapan F1. Namun, sebagaimana dikutip dari Reuters, belum satupun sukses tersebut diraih di bulan Juli.

Uniknya lagi, Juli sesungguhnya merupakan bulan kelahirannya. Tepat Selasa (3/7/2012) lalu dia menginjak usia yang ke-25.

"Saya lahir di bulan Juli, jadi itu harusnya jadi bulan yang bagus. Tak ada lagi tekanan di bulan Juli sekarang. Saya berusaha dengan keras, tapi itu tak memberi hasil di masa lalu, mungkin itu akan berhasil di tahun ini," sahut Vettel jelang balapan di Inggris akhir pekan ini.

"Jika itu terjadi saya akan sangat gembira. Jika tidak, kami akan mencobanya lagi - di bulan Juli yang lain," lanjut pembalap asal Jerman itu.

Ada tiga seri yang akan digelar sepanjang Juli ini. Setelah Inggris, balapan akan berlanjut di Jerman, sebelum kemudian mampir ke Hungaria.

Tiga balapan di bulan Juli ini akan punya arti penting buat Vettel untuk kembali merapatkan jarak dengan puncak klasemen karena setelahnya balapan akan menjalani jeda satu bulan lebih. Dengan poin 85, Vettel saat ini duduk di posisi empat klasemen, tertinggal 26 poin dari Fernando Alonso di posisi teratas.


Via: Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang


LONDON, KOMPAS.com - Begitu Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan teknologi garis gawang akan digunakan dalam sepak bola, Premier League akan segera mempraktikkannya.

Pada pertemuannya di Zurich, Swiss, Kamis (5/7/2012), FIFA memutuskan bahwa teknologi garis gawang akan segera digunakan. Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke mengatakan, teknologi yang digunakan adalah Hawk-Eye dan GoalRef dan akan diuji coba pada FIFA Club World Cup 2012, Desember nanti.

Premier League menyatakan, "Kami sudah lama mendukung penggunaan teknologi ini. Kami akan segera mengadakan diskusi tentang Hawk-Eye dan GoalRef dalam waktu dekat dan akan mencoba menggunakannya sesegera mungkin.

Inggris memang sudah lama terlibat dalam pembahasan teknologi ini sejak 2006. Bahkan, mereka pernah menggunakan di Fulham dan Reading.


Via: Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang

Kemenangan Kedua Andre Greipel


Quentin - Untuk kali kedua secara beruntun, Andre Greipel menjuarai etape Tour de France. Dia menjadi pemenang di etape kelima, Kamis (5/7/2012) waktu setempat.

Kemenangan kedua Greipel juga didapat setelah dia mengalahkan dua pesaingnya, Matt Goss (Australia) dan Juan Jose Haedo (Argentina), dalam sebuah adu sprint jelang finis. Sukses Greipel memenangi etape empat sehari sebelumnya juga didapat dengan cara yang sama.

Menempuh rute dari Rouen ke Saint-Quentin sejauh 196,5 km, seluruh pebalap dihadapkan pada trek yang terhitung landai. Hanya beberapa kilometer jelang finis saja terdapat rute menanjak.

Total waktu yang dibutuhkan Greipel untuk menyentug garis finis pertama adalah empat jam, 41 menit dan 30 detik. Fabian Cancellara gagal masuk posisi 30 besar dalam etape ini, namun begitu dia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik di antara pebalap lain.

Hasil Etape V Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto)
2. Matthew Goss (Australia / Orica)
3. Juan Jose Haedo (Argentina / Saxo Bank)
4. Samuel Dumoulin (France / Cofidis)
5. Mark Cavendish (Britain / Team Sky)
6. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
7. Oscar Freire (Spain / Katusha)
8. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
9. Sebastien Hinault (France / AG2R)
10. Yohann Gene (France / Europcar)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape V

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 24:45:32"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Kemenangan Kedua Andre Greipel

Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta


Kudus - PB Djarum kembali menggelar Audisi Beasiswa Bukutangkis untuk menjaring bakat-bakat muda di tanah air. Untuk penyelenggaraan tahun 2012 ini, tercatat ada lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi.

Bertempat di GOR PB Djarum di Kota Kudus, Audisi Beasiswa Bukutangkis mulai digelar mulai Kamis (6/7/2012) hingga Minggu (8/7/2012) mendatang. Sebanyak lebih dari 1.000 peserta dengan usia mulai dari 10-15 tahun berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun ini.

"Audisi Umum PB Djarum tahun ini luar biasa. Sudah lebih dari 1.000 atlet mendaftarkan diri, berdasarkan data tanggal 3 Juli 2012. Setiap tahun peserta Audisi Umum selalu menunjukkan tren meningkat," ungkap Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam rilis yang diterima detikSport.

Ribuan anak-anak hingga remaja yang datang tersebut tak cuma berasal dari Pulau Jawa, beberapa di antaranya datang jauh dari Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Audisi akan dilakukan dalam empat tahapan. Nantinya mereka yang berhasil lolos masuk menjadi skuad PB Djarum akan menjadi penghuni asrama Atlet PB Djarum.

"Kami mencari atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang tinggi dan bermental juara adalah kriteria atlet yang kami cari. Oleh karena itu, proses seleksi ini akan berlangsung dengan ketat," ujar Fung Permadi, Manager Tim PB Djarum.

PB Djarum selama ini memang rutin mengirim atlet-atletnya ke berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. "Hal ini merupakan program yang kami persiapkan untuk tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang Dunia," lanjut Yoppy Rosimin.

Selain seleksi pemain, acara audisi di Kompleks GOR PB Djarum juga dimeriahkan dengan berbagai stand
Via: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Bakar Vila, Eks Bek Bayern Dipenjara


MUENCHEN, KOMPAS.com - Mantan bek Bayern Muenchen, Breno, dijatuhi hukuman penjara tiga tahun sembilan bulan karena terbukti sengaja membakar vila tahun lalu.

Itulah keputusan yang diketukkan Hakim Rosi Dartzmann, Rabu (4/7/2012).

Breno ditangkap September 2011. Kemudian, ia dilepas dengan menyerahkan paspor dan uang jaminan 500.000 euro atau sekitar Rp 6 miliar. Bayern membantu pendanaannya.

Manajemen "Die Bayern" berhasil mengusahakan izin ke Qatar pada Januari lalu untuk pemusatan latihan paruh musim. Kontrak pemain Brasil berusia 22 tahun itu sendiri sudah habis di akhir musim 2011/12 lalu.

Dalam sidang itu, jaksa menuntut hukuman 5,5 tahun dan menuduh Breno sengaja membakar vila sewaan di daerah pinggiran Muenchen, Gruenwald. Kerugiannya diperkirakan mencapai 1,5 juta euro (sekitar Rp 18 miliar).

Pengacara Breno melakukan pembelaan dengan beralasan kliennya tengah dalam depresi berat. Saat itu, Breno absen bermain sepak bola akibat cedera lutut dan ketagihan minuman keras. Istri Breno dan anaknya sendiri sudah pergi dari vila tersebut sebelum insiden pembakaran itu terjadi.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Harapan kami, Breno dapat melanjutkan kariernya sebagai pesepak bola dan hidup bersama keluarganya," tulis pernyataan resmi Bayern.


Via: Bakar Vila, Eks Bek Bayern Dipenjara

Wednesday, July 4, 2012

Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola


KOMPAS.com - Manajer baru Chelsea, Roberto Di Matteo, menegaskan tidak khawatir dengan bayang-bayang Pep Guardiola. Bulan lalu, manajer asal Italia, itu mendapat kontrak dua tahun setelah membawa Chelsea meraih Piala Champions pertama sebagai manajer sementara.

Namun beredar spekulasi bahwa mantan manajer Barcelona, Pep Guardiola, didekati untuk menjadi manajer klub London barat itu.

"Kami memiliki tim yang berpengalaman dengan beberapa pemain segar di dalamnya dan saya amat yakin dengan musim mendatang. Prioritas utamanya adalah tantangan," tuturnya dalam konferensi pers pramusim pertandingan, Rabu (4/7/2012), di lapangan latihan Chelsea di Cobham, London barat.

"Saya hidup dengan spekulasi sejak hari pertama jadi saya tidak merasa ada bayangan di belakang saya atau di atas saya. Saya berada di sepakbola sepanjang hidup dan jelas tahu bahwa manajer dinilai berdasarkan hasil dan itu tidak berbeda dengan saya dan orang lainnya," tegasnya.

Hampir sebulan

Sebelumnya, Di Matteo merupakan asisten Andre Villas-Boas yang dipecat Chelsea pada bulan Maret. Dia menegaskan tidak pernah khawatir dengan penundaan atas penunjukan sebagai manajer tetap Chelsea.

Mantan manajer West Brom dan MK Dons ini baru mendapat jabatan tetap hampir sebulan setelah mengantar Chelsea ke Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Muenchen lewat adu penalti.

"Tidak ada batas waktu dalam hal itu (penunjukan). Kami selalu menjalin kontak dan ada masa liburan juga masa jeda yang dibutuhkan jadi bukan pertanyaan bahwa tidak berbicara," jawabnya menanggapi wartawan.

Dia mengatakan bergabungnya dua pemain baru Chelsea, Eden Hazard dan Marko Marin, mungkin masih akan ditambah sebelum masa transfer saat ini berakhir.

"Ya kita tunggu, saya cukup gembira dengan tim namun kita lihat pasar transfer dan jika ada peluang yang baik untuk meningkatkan kualitas tim dan kami mampu, maka kami akan bergerak untuk itu."

Sementara itu mantan manajer Chelsea, Villas-Boas dipastikan pindah ke klub London lain, Tottenham, menggantikan Harry Redknapp, untuk kontrak selama tiga tahun.


Via: Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola

Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"


PEKANBARU, KOMPAS.com - Piala Eropa berlalu. Kini perhatian masyarakat Indonesia tertuju pada perhelatan di dalam negeri, ajang kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau. Dalam turnamen yang akan diselenggarakan pada 5-15 Juli tersebut, semangat juang "Garuda Muda" sampai titik tertinggi dinantikan demi mengharumkan nama bangsa di kancah Asia.

Dalam grup tersebut, Indonesia bergabung bersama sejumlah tim kuat di Asia seperti, Australia, Jepang, Singapura, Makau, dan Timor Leste. Hanya juara, runner-up, dan satu peringkat terbaik plus tuan rumah yang akan lolos ke putaran final yang rencananya digelar pada 2013 mendatang.

Melihat sejumlah pengalaman buruk di beberapa turnamen sebelumnya, seperti saat diempaskan Brunei Darussalam di partai final turnamen Hassanal Bolkiah dan dikalahkan Malaysia di final AFF dan sejarah kelam dikalahkan 0-10 oleh Bahrain di Pra-Piala Dunia beberapa waktu lalu, jelas laga ini menjadi tumpuan harapan bangkitnya sepak bola Indonesia.

Cobaan berat

Dalam laga perdana turnamen yang akan diselenggarakan pada Kamis (5/7/2012), Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan menghadapi cobaan berat. Lawan tim asuhan Aji Santoso kali ini adalah tim yang bercokol di peringkat ke-23 di dunia, yaitu Australia.

Kualitas permainan Indonesia jauh di bawah tim asal Negeri Kanguru. Dalam untuk komposisi pemain saja, Indonesia dihuni delapan pesepakbola amatir. Hanya, gelandang Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah, dan penyerang Semen Padang, Yoshua Pahabol yang memiliki jam terbang tinggi.

Sementara itu, sebagian besar pemain "The Socceroos" bermain di kompetisi Liga Utama Australia. Dua diantarake- 23 pemain Australia itu bahkan bermain di Premier League, yakni bek Giancarlo Gallifuoco (Tottenham Hotspur) dan kiper Aaron Lennox (Queen Park Rangers).

Tidak takut

Meski demikian, kubu Indonesia tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal dalam laga tersebut. Asisten manajer timnas Indonesia, Briyanto, mengungkapkan dalam turnamen ini Indonesia menargetkan kemenangan maupun lawannya Australia dan Jepang agar dapat lolos grup.

"Kami berharap dukungan suporter, karena ini membawa nama bangsa. Kami respek terhadap Jepang dan Australia yang dianggap sebagai tim kuat di grup ini, tapi kami tidak takut untuk menghadapi mereka" ujar Briyanto saat jumpa pers menjelang laga perdana tersebut.

Asisten Pelatih timnas, Liestiadi, menambahkan, kubunya saat ini sudah mengetahui gambaran kekuatan skuad Australia. Menurutnya, meski kualitas jauh berbeda, jika dalam kelompok umur muda, pengalaman setiap pemain setiap negara hampir sama.

"Dua minggu sebelum pertandingan kami sudah fokus untuk menerapkan taktik guna mengalahkan Australia. Mereka memang memiliki postur yang tinggi, tapi kami memiliki kecepatan dalam permainan bola-bola pendek. Tentu hal itu yang akan kami maksimalkan dalam pertandingan nanti" kata Liestiadi.

Sementara, pelatih timnas Australia, Paul Okon, tetap tak mau menganggap remeh lawannya. Pelatih berusia 40 tahun itu menilai Indonesia memang memiliki sejumlah pemain berkualitas. Ia pun sudah memiliki strategi khusus untuk meredam semangat juang tim muda Indonesia dalam laga tersebut.

"Saya sudah menyeleksi pemain-pemain yang akan dimainkan. Jadi, saya harap laga ini akan menjadi pertandingan yang baik. Kami siap untuk menjalani turnamen ini dan terus melaju hingga putaran final," kata Okon.

Main Cepat

Dalam laga ini, Indonesia kemungkinan akan menerapkan taktik 4-3-2-1, dengan Fandy Eko Utomo sebagai ujung tombak, sementara kapten tim, Andik yang akan dibantu Pahabol di lini tengah diperkirakan mengisi posisi second striker. Mereka pun diplot bermain cepat sejak menit awal untuk mencuri gol terlebih dahulu.

"Kita punya keunggulan speed sehingga harus bermain bola-bola pendek. Ini yang harus dimaksimalkan. Soal kelemahan yaitu bola-bola tinggi. Ini yang harus dikurangi. Kita harus ciptakan gol di awal pertandingan," ungkapnya.

Sedangkan Australia tentunya akan mengandalkan postur-postur tinggi para pemainnya. Meski salah satu pemainnya, Nick Fitzgerald, mengalami cedera, Australia kemungkinan besar akan mengandalkan umpan-umpan panjang dalam laga yang akan digelar di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, tersebut.

Satu hal penting lainnya, adalah mental para pemain. Sejumlah hasil mengecewakan beberapa waktu lalu, telah menunjukkan bahwa mental bisa menjadi mimpi buruk bagi skuad muda "Merah Putih". Karena itu, daya juang tinggi harus dijadikan modal utama bagi Indonesia dalam turnamen kali ini.

Jadi, terus berjuang dengan semangat tinggi "Garuda Muda"!

Skuad Indonesia Vs Australia:
Indonesia:
Kiper: 1-Muhamad Ridwan, 34-Dhika, 45-Aji Saka.
Bek: 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 25-Agus Nova, 36-Novrianto, 44-Dima Ragil Satria Rakasiwi.
Gelandang: 6-Dio, 9-Hendra Adi Bayauw, 13-Kurniawan, 14-Rasyid, 15-Mustaid Billah, 31-Syahroni, 21-Yoshua Pahabol.
Penyerang: 8-Ridwan Awaludin, 10-Andik Vermansyah, 18-Agung Supriyanto, 27-Achmad Faris, 28-Safrudin Tahar, 30-Teguh Wahyu, 47-Fandi Eko Utomo.

Pelatih: Aji Santoso

Australia:
Kiper: 12-Aaron Lenox, 30-Jack Duncan.
Bek: 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco.
Gelandang: 10-Terry Antonis, 15-Nick Fitzgerald, 17-Mitch Cooper, 21-Brandon O'Neill, 23-Yianni Jonathon Perkatis, 41-Riley Paul Woodcock, 42-Benjamin Garuccio, 43-Luke Anthony O'Dea.
Penyerang: 8-Jake Barker-Daish, 11-Jesse David Makarounas, 13-Daniel Petkovski, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 19-Jason Geria, 20-James Donachie, 39-David Vrankovic.

Pelatih: Paul Okon.


Via: Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Veloso Hijrah ke Dynamo Kiev


KIEV, KOMPAS.com - Gelandang asal Portugal, Miguel Veloso, mendapatkan pelabuhan baru melanjutkan kariernya. Pemain berusia 26 tahun itu resmi hijrah dari Genoa menuju Dynamo Kiev.

Pemain jebolan akademi Sporting Lisbon itu telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Dynamo Kiev. Tidak disebutkan berapa dana yang harus dikeluarkan Dynamo Kiev demi jasa Veloso.

"Aku diminati oleh beberapa klub Eropa. Tetapi, Dynamo adalah klub yang paling gigih dalam negosiasi," ucap Veloso di situs resmi Dynamo Kiev.

"Aku menyukai fakta bahwa Dynamo merupakan klub dengan sejarah dan ambisi besar. Aku sangat tertarik datang dan mendapatkan kesempatan bermain di Liga Champions," ucap pemain bernama lengkap Miguel Luis Pinto Veloso itu.

Veloso merupakan gelandang kreatif yang memiliki visi bermain bagus. Bersama tim nasional Portugal, Veloso telah bermain sebanyak 29 kali, termasuk lima laga di Piala Eropa 2012.


Via: Veloso Hijrah ke Dynamo Kiev

Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi


PARIS, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) akan memanggil empat pemain timnas Perancis, terkait sikap mereka di Piala Eropa 2012. Keempat pemain itu adalah Samir Nasri, Jeremy Menez, Yann MVila, dan Hatem Ben Arfa.

"Kami akan memanggil mereka pada 27 Juli. Para pemain ini dianggap telah mencemari nilai-nilai tim Perancis, seragam, dan simbol tim," demikian pernyataan sebuah sumber berkompeten kepada kantor berita AFP.

Keempat pemain ini memang dikabarkan membuat masalah selama Piala Eropa 2012. Percekcokan kembali terjadi di tim Perancis dan itu membuat kekompakan tim menjadi terpengaruh.

"Ada keluhan dan komisi (disiplin) akan memeriksanya," tambahnya.

Sasngat mungkin keempat pemain ini mendapat sanksi. Samir Nasri kemungkinan mendapat sanksi paling besar. Gelandang Manchester City ini tak hanya cekcok dengan rekannya, tapi juga membentak wartawan setelah Perancis dikalahkan Spanyol di perempat final.

Sedangkan ben Arfa cekcok dengan Pelatih Laurent Blanc yang kemudian mengundurkan diri setelah Piala Eropa. Sedangkan Menez menghujat wasit dan melakukan gerakan permusuhan dengan rekannya yang juga kiper (kapten) Perancis, Hugo Lloris. Pada pertandingan lawan Spanyol yang berakhir dengan kekalahan Perancis 0-2, Menez tampak marah kelada Lloris dan memintanya tutup mulut.

Kasus M'Vila beda lagi. Dia dianggap tak berkelakuan baik saat diganti Olivier Giroud. Dia menolak bersalaman dengan Pelatih Laurent Blanc.

Kelakuan empat pemain itu dianggap sangat mengganggu dan tak pantas. Sehingga, FFF merasa perlu menjatuhkan sanksi kepada mereka agar tak terulang lagi. Kekompakan tim menjadi masalah besar di tubuh Perancis dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, di Piala Dunia 2010, timnas Perancis juga bermasalah, bahkan para pemain sempat mogok karena Pelatih Raymond Domenech memulangkan Nicolas Anelka.


Via: Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi

Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat


Rouen - Pebalap sepeda asal Jerman, Andre Greipel merebut etape keempat Tour de France 2012. Sukses yang dia raih tak lepas dari kecelakaan yang menimpa Mark Cavendish saat sprint jelang finis.

Cavendish terjatuh dari sepedanya hanya sekitar 3 km menjelang garis finis. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Greipel untuk terus berada di depan dan akhirnya finis di posisi pertama.

Menempuh jarak 214.5 km dari Abbeville menuju Rouen, waktu yang dibutuhkan Geripel untuk merebut kemenangan pertamanya adalah lima jam 18 menit dan 32 detik. Finis di posisi kedua pada etape ini adalah Alessandro Petacchi (Italia) dan diikuti Tom Veelers di posisi tiga.

Meski gagal finis di posisi 10 besar, Fabian Cancellara tetap memuncaki klasemen umum balapan serta berhak atas jaket kuning. Cancellara dibayangi oleh Bradley Wiggins dengan keduanya hanya terpaut tujuh detik. Demikian diberitakan Reuters.

Hasil Etape IV Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto) 5:18:32"
2. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
3. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
4. Matthew Goss (Australia / Orica)
5. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
6. Jonathan Cantwell (Australia / Saxo Bank)
7. Daryl Impey (South Africa / Orica)
8. Kris Boeckmans (Belgium / Vacansoleil)
9. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
10. Ruben Perez (Spain / Euskaltel)

Klasemen Umum Selepas Etape IV

1. Fabian Cancellara (Switzerland/RadioShack) 20:04:02"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat

Van Persie Tak Akan Perpanjang Kontrak


LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Arsenal, Robin van Persie, menyatakan tak akan memperpanjang kontrak. Menurutnya, itu karena ia dan Arsenal tidak sepaham soal pengelolaan klub dan sama sekali tak ada kaitannya dengan gaji.

"Aku telah berpikir lama dan sungguh-sungguh soal ini, tetapi aku memutuskan tidak memperpanjang kontrak," ujar Van Persie.

"Anda semua, suporter, tentu saja boleh tidak setujuh dengan pandangan dan keputusanku dan aku akan selalu menghormati pendapat Anda."

"Selama ini, aku tidak bicara apa pun soal masa depanku karena rasa hormat dan kesetiaanku kepada Arsenal dan karena kesepakatan dengan Ivan Gazidis dan Arsene Wenger. Namun, ada begitu banyak spekulasi di media, sehingga aku berpikir, kalian berhak tahu apa yang sebetulnya terjadi saat ini."

"Seperti diumumkan awal tahun ini, aku bertemu dengan (Wenger) dan Gazidis setelah musim berakhir. Ini adalah pertemuan tentang strategi dan kebijakan klub di masa mendatang. Soal keuangan atau kontrak tidak dibicarakan, karena itu bukan prioritasku."

"Aku secara pribadi mengalami musim yang hebat, tetapi gol-gol itu untuk meraih trofi bersama tim dan membawa klub ini kembali ke masa kejayaannya."

"Demi menghormati Wenger, para pemain, dan suporter, aku tidak ingin bicara lebih jauh, tetapi akuangnya, dalam pertemuan itu, menjadi jelas bagiku, bahwa dalam banyak jal kami berbeda pendapat soal bagaimana Arsenal harus dikelola."

"Semua orang di klub ini dan suporter selalu mendukungku selama bertahun-tahun dan aku selalu memberikan segalanya, di dalam dan di luar lapangan. Aku sangat bangga menjadi bagian klub fantastis ini selama delapan tahun."

"Segera setelah Gazidiz kembali dari liburan dua pekannya di Amerika, kami akan menggelar pertemuan dan aku akan mengabarkan kepada Anda jika dan ketika ada hal baru," tuturnya.

Van Persie masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2013. Beberapa waktu lalu, Wenger mengaku siap mempertahankan Van Persie sekalipun tanpa kontrak baru.


Via: Van Persie Tak Akan Perpanjang Kontrak

Di Canio: Balotelli Pantas Ditampar


SWINDON, KOMPAS.com - Legenda sepak bola Italia, Paolo Di Canio, mengatakan, penyerang Mario Balotelli egois dan karenanya layak ditampar.

"Balotelli sangat egois. Dia pantas dihadiahi banyak tamparan," ujar Di Canio.

Hal tersebut berkaitan dengan penampilan Balotelli pada semifinal Piala Eropa 2012 melawan Jerman, di Warsawa, 28 Juni lalu. Balotelli mencetak dua gol, yaitu pada menit ke-20 dan ke-36, yang membuat Italia menang 2-1. Gol Jerman dicetak Mesut Oezil dari titik penalti pada injury time.

Sepanjang turnamen itu, Balotelli mencetak tiga gol. Namun, menurut Di Canio, pemain yang membawa Italia melaju sampai final adalah Antonio Cassano, yang mencetak satu gol, yaitu ke gawang Irlandia di babak penyisihan grup.

"Melawan Jerman dia bermain baik dan melakukan dua hal hebat. Tapi pada akhir pertandingan saya lihat dia hanya menanti peluit panjang berbunyi untuk merayakan dua golnya. Dia tidak bermain untuk tim, melainkan hanya untuk dirinya sendiri," ulas Di Canio.

"Dia menganggap seluruh dunia melawannya. Bagi anak muda seperti Balotelli, tamparan di pipi lebih pantas ketimbang tepukan bangga di pundak dari pelatih Cesare Prandelli. Cassano punya peran penting di tim nasional. Dialah yang membawa Italia sampai ke final," tambahnya.


Via: Di Canio: Balotelli Pantas Ditampar

Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion


PEKANBARU, KOMPAS.com Semua tim peserta babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, yaitu Indonesia, Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste, dan Makau, telah mencoba dua lapangan, yaitu Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tim nasional Australia tengah mencoba menyesuaikan diri dengan berlatih passing dan menembakkan bola di Stadion Utama Riau, Rabu (4/7/2012) petang.

Sementara timnas Indonesia, Singapura, dan Jepang telah melakukan latihan dan uji coba lapangan di stadion itu pada Selasa. Timnas Makau dan Timor Leste melakukan latihan di Stadion Kaharudin Nasution, yang juga akan dijadikan tempat laga babak kualifikasi tersebut.


Via: Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion

Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu


Madrid - Rafael Nadal harus mengubur mimpinya untuk tampil dalam laga amal melawan Novak Djokovic di Santiago Bernabeu. Petenis nomor dua dunia ini mengalami cedera dan harus beristirahat.

Nadal sebenarnya dijadwalkan bertemu Djokovic dalam pertandingan amal bertajuk ALMA NADAL, 14 Juli mendatang. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan atas prakarsa dari Yayasan Realmadrid dan Yayasan Rafa Nadal, yang salah satu misinya adalah untuk memberikan peluang buat anak-anak untuk mendapatkan program edukasi berbasiskan olahraga.

Namun, karena mengalami masalah pada tendon lututnya, Nadal harus beristirahat sekitar dua pekan. Alhasil, rencana pertandingan di Bernabeu pun tak bisa diwujudkan.

"Saya ingin meminta maaf ke semua, khususnya kepada fans yang telah membeli tiket dengan tujuan sebaik ini. Saya minta maaf, namun kami tak akan bisa bertanding di laga ekshibisi ALMA NADAL di Madrid, Bernabeu, pada 14 Juli," jelas Nadal di situs resmi Madrid.

"Dokter sudah memeriksa lutut saya dan mengatakan saya menderita tendonitis pada ligamen patellar dan saya harus beristirahat selama 15 hari, di mana hal itu menghalangi saya untuk bermain melawan Novak Djokovic seperti yang sudah direncanakan," lanjutnya.

Nadal, yang tersingkir di babak kedua Wimbledon, kini berharap dirinya bisa lekas pulih agar bisa memperkuat Spanyol di Olimpiade 2012.

"Saya bertemu dokter pada hari Senin dan memulai proses pemulihan agar bisa mewakili Spanyol di Olimpiade London," katanya.

"Saya sekarang akan memulihkan diri sambil liburan pendek sebelum kembali berlatih dalam 15 hari. Sekali lagi, terima kasih semua. Rafa Nadal," pungkas dia.


Via: Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu

Tuesday, July 3, 2012

Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah


ROMA, KOMPAS.com - Mario Balotelli sepertinya belum percaya bakal menjadi seorang ayah. Penyerang Manchester City itu ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak yang dikandung oleh mantan pacarnya, Raffaella Fico, adalah darah dagingnya.

Publik Italia dibuat gempar dengan pengakuan Fico beberapa waktu lalu. Fico yang merupakan seorang model tersebut mengungkapkan tengah hamil empat bulan, hasil dari hubungan percintaannya dengan Balotelli.

Balotelli mengaku akan bertanggung jawab. Namun, ia ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan dirinya benar ayah dari janin yang dikandung Fico.

"Meskipun tidak suka berbicara mengenai kehidupan pribadi, aku merasa berkewajiban untuk menjelaskan hubunganku dengan Raffaella Fico. Hubungan kami berakhir pada awal April dan sejak itu kami belum pernah bertemu, atau mengetahui kabar satu sama lain," jelas Balotelli.

"Aku tidak ada hubungan lagi dengan Raffaella. Begitu juga dengan dia. Raffaella tahu betul bahwa sejak kami berpisah, aku tidak berniat untuk kembali kepadanya. Namun, aku tidak pernah membicarakan apa yang telah terjadi dengan kami, sekalipun ada hal yang tidak benar tertulis mengenai kami," tambahnya.

"Beberapa hari lalu, aku mendengar dari orang lain bahwa dia hamil. Terkait hal itu, aku menghubungi dia. Dia mengonfirmasikan bahwa dirinya benar hamil. Aku sangat kecewa. Aku tidak berpikir hal ini normal karena aku mengetahui segalanya setelah empat bulan (usia kandungan Fico)."

"Aku tidak mengerti mengapa dia tidak menghubungiku segera untuk mengatakan sesuatu yang cukup penting. Aku akan bertanggung jawab jika terbukti itu anakku," bebernya.

Balotelli malah menuding Fico hanya mencari sensasi. "Aku melihat dia berusaha menghasilkan uang dari cerita ini dengan menjual foto dan wawancara. Aku pikir, Fico sudah cukup terkenal sehingga tidak harus mengambil keuntungan dari cerita ini untuk tujuan publisitas," tegasnya. (GL)


Via: Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah

Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring


Sachsenring - Dani Pedrosa selalu kalah bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di sepanjang musim 2012. Di MotoGP Jerman akhir pekan ini, dia berharap bisa menang untuk menggenapi hat-trick podium teratas di Sachsenring.

Penampilan Pedrosa di musim 2012 ini sesungguhnya sangat stabil dan memuaskan tim Honda. Meski belum pernah memenangi balapan, dia berhasil enam kali naik podium dari tujuh balapan yang sudah digelar.

Jika ada peluang buat Pedrosa mengalahkan Stoner dan Lorenzo, maka kans tersebut terbuka sangat lebar di MotoGP Jerman. Di sana, pembalap asal Spanyol itu jadi juara di dua musim terakhir.

"Sachsenring menjadi lintasan di mana kami meraih sukses di masa lalu. Kami punya hasil yang sangat baik di sini dan ini adalah sirkuit di mana saya selalu menikmati balapannya," sahut Pedrosa seperti diberitakan Crash.

Dengan Lorenzo akhir pekan lalu gagal dapat poin, selisih Pedrosa dengan dua pembalap di posisi teratas kini hanya berjarak 19 poin. Itu artinya dia bisa saja menggeser kedua seterunya itu andai dapat posisi teratas.

"Setiap balapan punya nilai penting dan kami harus bekerja keras sambil menunggu waktu kami tiba. Kami menjalani akhir pekan yang bagus di Assen dan kami harus mengulanginya di Jerman; semoga kami bisa meraih kemenangan pertama di 2012, hal mana sangat kami inginkan saat ini," lugas Pedrosa.



Via: Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring

Persiapan Pramusim City di Austria


VIENNA, KOMPAS.com - Juara Premier League, Manchester City, akan menjalani pemusatan latihan di Seefield, Austria Barat, pada 9-20 Juli mendatang. Namun, pemain-pemain yang berlaga di Piala Eropa 2012 seperti Mario Balotelli dan David Silva dipastikan takkan mengikuti persiapan pramusim ini. Pelatih Roberto Mancini memberikan waktu libur selama tiga pekan kepada pemain-pemain tersebut.

Sementara selama masa persiapan untuk memasuki kompetisi musim depan, City akan menggelar tiga laga uji coba. Di laga uji coba pertama, tim besutan Roberto Mancini tersebut akan menantang Al Hilal, klub yang diarsiteki Antoine Kambouare, di Innsbruck pada 17 Juli.

Selanjutnya, City akan melawan tim Divisi II Jerman, Dynamo Dresden, pada 17 Juli. Terakhir, City bakal bersua dengan salah satu klub elit asal Turki, Besiktas, pada 20 Juli.

Sebelumnya, timnas Spanyol juga memusatkan latihannya di Austria sebelum gelaran Piala Eropa 2012. Hasilnya, Spanyol berhasil menjadi kampiun Piala Eropa. (MNC)


Via: Persiapan Pramusim City di Austria

Ukraina Tunggu Permintaan Maaf BBC


KIEV, KOMPAS.com - Pemerintah Ukraina menunggu permintaan maaf dari British Broadcasting Corporation (BBC) atas laporan sebelum Piala Eropa 2012 bergulir. Saat itu, BBC mengklaim bila kasus rasialisme bakal meluas di Ukraina.

Mendengar hal tersebut, Menteri Luar Negeri Ukraina, Oleg Voloshin, memberikan tanggapan. "Saya tidak tahu kapan kami akan mendapatkan permintaan maaf dari wartawan BBC. Tapi, kami akan menuntut tanggung jawab mereka," kata Voloshin.

Kejadian ini bermula ketika ada sebuah berita BBC dengan judul "Stadiums of Hate". Berita tersebut menggambarkan mengenai kasus rasialisme serta kekerasan di stadion-stadion Polandia dan Ukraina.

Tetapi, pada kenyataannya, Piala Eropa 2012 berlangsung cukup aman. Hanya beberapa kasus saja terjadi berkaitan dengan rasialisme dalam sebuah pertandingan.

"Wartawan BBC yang bersangkutan akan dipanggil untuk berunding di Brussels pada awal Juli. Mereka akan menjelaskan atau meminta maaf untuk pemberitaan itu di hadapan wartawan lain yang melakukan perjalanan ke Piala Eropa 2012 lalu," sambungnya.

"Kita tidak mengatakan bahwa tak ada orang yang melakukan dugaan rasialisme di Ukraina. Kami mengatakan bahwa besaran masalah yang ditunjukkan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Itu sebabnya ada inisiatif untuk mengundang mereka untuk berunding," lanjutnya.

Voloshin juga menambahkan, ia berharap wartawan BBC akan menyampaikan informasi yang akurat mengenai Ukraina pada masa depan berkaitan pekerjaan mereka. Secara umum Ukraina menerima para wartawan dengan baik selama perhelatan Piala Eropa 2012.


Via: Ukraina Tunggu Permintaan Maaf BBC

Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas


Jakarta - Peter Sagan meraih kemenangan keduanya saat Tour de France 2012 masuk etape ketiga. Namun catatan waktu yang dia buat belum cukup untuk menggusur Fabian Cancellara sebagai pemilik jaket kuning.

Sagan sebelumnya juga menjadi yang pertama menyentuh garis finis saat digelar etape pertama. Sukses tersebut dia lanjutkan di etape ketiga yang digelar Selasa (3/7/2012) waktu setempat.

Menempuh rute dari Orchies hingga Boulogne-sur-Mer, sekitar sejauh 197 km, Sagan kembali mengalahkan pesaing-pesaingnya setelah mencatat waktu empat jam, 42 menit dan 58 detik. Dia mengungguli Edvald Boasson Hagen di posisi kedua dan Peter Velits di urutan tiga.

Pada stage ini, Fabian Cancellara berhasil menuntaskan balapan di tangga keempat. Hasil tersebut membuat dia masih memuncaki klasemen umum dengan total waktu yang dibuat adalah 14 jam, 45 menit dan 30 detik.

Posisi dua di klasemen umum menjadi milik Bradley Wiggins (Inggris/Team Sky) dengan total waktu lebih lambat tujuh detik dibanding Cancellara. Sementara Sagan masih tercecer di urutan 15 dan terpaut 23 detik.

Hasil Stage III Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
2. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
3. Peter Velits (Slovakia / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack)
5. Michael Albasini (Switzerland / Orica)
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing)
7. Nicolas Roche (Ireland / AG2R)
8. Samuel Sanchez (Spain / Euskaltel)
9. Bauke Mollema (Netherlands / Rabobank)
10. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas)

Klasemen Umum Tour de France (Usai stage III)

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 14:45:30"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas